Membangun Conversation Marketing: Langkah Praktis untuk Terhubung dengan Konsumen

Ingin meningkatkan engagement pelanggan dan penjualan? Temukan cara membangun strategi conversational yang efektif untuk bisnis Anda!

Membangun Conversation Marketing Langkah Praktis untuk Terhubung dengan Konsumen_GKI

Di artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang manfaat dan keunggulan pemasaran percakapan (conversational marketing) untuk bisnis. Nah, sekarang saatnya untuk mulai menerapkan strategi ini di bisnis Anda! Artikel ini akan memberikan langkah-langkah praktis yang dapat diikuti untuk membangun pemasaran percakapan yang efektif.

Langkah-Langkah Membangun Pemasaran Percakapan :

Langkah 1: Tentukan Tujuan dan Target Audiens

Apa yang ingin Anda capai dengan pemasaran percakapan? Apakah Anda ingin meningkatkan engagement pelanggan, mendapatkan prospek baru, atau meningkatkan penjualan?

Siapa target audiens Anda? Mengetahui demografi dan perilaku audiens Anda akan membantu Anda menyesuaikan strategi percakapan Anda dengan kebutuhan mereka.

Langkah 2: Pilih Platform yang Tepat

Ada berbagai platform yang tersedia untuk Conversation Marketing, seperti:

    • Chatbots: Program AI yang dapat berinteraksi dengan pelanggan secara otomatis melalui website atau aplikasi pesan.
    • Messaging App: Platform seperti WhatsApp dan Facebook Messenger memungkinkan bisnis untuk terhubung dengan pelanggan secara personal.
    • Live chat: Fitur obrolan langsung yang memungkinkan staf pemasaran untuk berinteraksi dengan pelanggan secara real-time.

Pilih platform yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan di mana audiens Anda paling aktif. Pada dasarnya apakah Messaging App ataupun Live Chat, dapat disambungkan dengan platform tambahan AI. Banyak penyedia layangan diatas melakukan re-branding product layanan messaging mereka dengan menambahkan AI sebagai USP (Unique Selling Point) mereka, yang terkadang hal ini memusingkan kita sebagai pemilik brand. Sebaiknya lakukan kontak dan berdiskusi dengan berbagai macam penyedia layanan agar kita dapat memilih platform yang tepat sesuai dengan kebutuhan kita.

Langkah 2: Kembangkan Customer Personas

Buat profil pelanggan ideal Anda untuk membantu Anda memahami kebutuhan dan keinginan mereka. Hal ini akan membantu Anda mengembangkan nada bicara dan pesan yang tepat untuk berinteraksi dengan pelanggan. Padu-padankan dengan riset menyeluruh secara rutin untuk memperkuat pengetahuan anda tentang konsumen anda. Pemilik bisnis biasanya tidak tertarik dengan hal ini, namun kami dapat mengatakan bahwa walaupun efek dari langkah ini tidak langsung terasa, langkah ini merupakan langkah yang sangat penting untuk dilakukan.

Langkah 3: Buat Konten yang Menarik

Konten pemasaran percakapan harus informatif, menarik, dan relevan bagi audiens Anda. Hindari promosi yang berlebihan dan fokuslah pada memberikan nilai kepada pelanggan. Kami menyarankan untuk membuat konten yang berfokus pada problematika yang dimana produk atau brand anda hadir sebagai solusi. Hindari untuk melakukan hard selling dan cukup fokus pada kemampuan anda untuk melakukan persuasi secara perlahan, cara ini walaupun cenderung memerlukan waktu lebih namun dapat menstimulus persepsi brand/produk anda sebagai “helpful brand/product” dan meningkatkan kemungkinan terbentuknya loyalitas.

Jika waktu adalah kemewahan yang tidak anda miliki, cara ini tetap disarankan untuk dilakukan namun dapat juga di kombinasikan dengan strategi hard selling dengan proporsi 70:30.

Langkah 4: Latih Tim Anda

Jika Anda menggunakan live chat, penting untuk melatih tim Anda tentang cara berinteraksi dengan pelanggan secara efektif dalam platform tersebut. Tim Anda harus memiliki pengetahuan tentang produk dan layanan Anda, serta kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan menjawab pertanyaan pelanggan dengan ramah dan profesional.

Langkah 5: Ukur dan Optimalkan

Penting untuk mengukur hasil kampanye ini agar Anda dapat melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak. Gunakan analytic tools untuk melacak kinerja Anda dan melakukan perubahan yang diperlukan.

Contoh Penerapan Pemasaran Percakapan (Examples of Conversational Marketing Implementation):

Sephora: Sephora menggunakan chatbot Facebook Messenger untuk memberikan rekomendasi produk dan tips kecantikan kepada pelanggan. Chatbot ini juga dapat membantu pelanggan memesan produk dan menjadwalkan janji temu di toko.

Domino’s Pizza: Domino’s Pizza memungkinkan pelanggan memesan pizza melalui chatbot Facebook Messenger dan Twitter. Chatbot ini juga dapat memberikan pelanggan informasi tentang status pesanan mereka dan menawarkan promosi khusus.

Traveloka: Sebagai platform travel online terkemuka di Indonesia, Traveloka memanfaatkan chatbot untuk membantu pelanggan memesan tiket pesawat, hotel, dan aktivitas wisata. Chatbot ini dapat menjawab pertanyaan pelanggan tentang destinasi wisata, harga tiket, dan proses pemesanan. Selain itu, Traveloka juga menggunakan chatbot untuk memberikan rekomendasi wisata yang sesuai dengan minat dan budget pelanggan.

Tokopedia: Marketplace online terbesar di Indonesia ini menggunakan chatbot untuk membantu pelanggan menemukan produk yang mereka cari, menjawab pertanyaan tentang produk dan layanan, serta menyelesaikan masalah terkait pemesanan. Chatbot Tokopedia juga dapat melacak status pesanan dan membantu proses pengembalian barang.

Adidas: Merek perlengkapan olahraga ternama ini menggunakan chatbot di platform media sosial mereka untuk terhubung dengan pelanggan dan mempersonalisasi pengalaman belanja mereka. Chatbot Adidas dapat memberikan saran produk berdasarkan preferensi pelanggan, melacak pesanan, dan menjawab pertanyaan tentang ketersediaan produk.

Hilton Hotels: Jaringan hotel internasional ini mengintegrasikan chatbot dengan aplikasi pesan seperti Facebook Messenger untuk memungkinkan tamu memesan kamar, meminta layanan kamar, atau menanyakan tentang fasilitas hotel. Hal ini membuat pengalaman menginap menjadi lebih nyaman dan personal bagi tamu.

Kesimpulan

Conversation Markating adalah cara yang dinilai ampuh pada saat ini untuk terhubung dengan konsumen dan membangun hubungan jangka panjang. Dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam artikel ini, Anda dapat membangun strategi pemasaran percakapan yang efektif untuk bisnis Anda.

Tips Tambahan

  • Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan hindari jargon teknis.
  • Berikan respon yang cepat dan tepat waktu kepada pelanggan.
  • Gunakan humor dan emoji untuk membuat interaksi lebih menyenangkan.
  • Selalu sopan dan profesional dalam interaksi Anda dengan pelanggan.

Dengan menerapkan strategi pemasaran percakapan yang efektif, Anda dapat meningkatkan engagement pelanggan, meningkatkan penjualan, dan membangun loyalitas pelanggan yang tahan lama.

Digital Communication Digital Marketing
Previous reading
Optimalisasi Kampanye Berbasis Data: Mengukur dan Memperbaiki Kampanye Pemasaran dan PR Anda
Next reading
Conversational Marketing: Membangun Hubungan Lebih Erat dengan Konsumen
WeCreativez WhatsApp Support
👋 Halo! Silakan bertanya kepada kami. Kami siap membantu Anda.
👋 Hi, Kami sedang online Biasanya membalas dalam beberapa menit